Tuesday, February 25, 2014 0 comments

Linimasa: Sisi Kelam Sebuah Kicauan

Siapa saja yang memulai perkara, padanya akan dilayangkan karma..manusia bisa lari kemana, saat kubur sudah di depan mata.. anak manusia.. perhitungan ada di depan sana.. hati-hati dan bijaksana.. karena kau tidak bisa lari kemana-mana..”
Sebuah novel yang ditulis oleh sebuah akun media sosial, kisahhorror, yang menceritakan tentang cyber-bullying. Dikemas dengan cara yang sangat menarik, yaitu cerita tentang remaja SMA jaman sekarang yang ketergantungan dengan gadget dan media sosial, serta tidak mampu menjaga gerakan jarinya sehingga menyebabkan kematian seseorang.
Seorang gadis manis dan pintar, yang selalu dikucilkan oleh teman-teman satu sekolahnya hanya karena mereka iri dengan kepintaran dan kebaikan hati sang gadis. Para malaikat pencabut nyawa kecil itu merasa selalu dipermalukan dan dihina oleh kepintaran sang gadis dimana memang kemampuan otak dan hati mereka tidak dapat menandingi sang gadis. Hingga suatu saat, mereka sepakat untuk mengerjai gadis tersebut sehingga ia dipermalukan dan di bully oleh semua orang melalui sosial media dan pada akhirnya, gadis itu memutuskan untuk bunuh diri.
Semudah itu bukan untuk membunuh orang tanpa jejak? Bully di media sosial beramai-ramai, lalu ketika target sudah mati bunuh diri, hapus semua postingan yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Saat ini mulut sudah tidak perlu dijaga, jari kalian lah yang perlu kalian jaga. Apa yang kalian tanam, ialah yang akan kalian tuai. 
Buku ini mengandung banyak pesan baik bagi para pembaca remajanya, terutama pembaca yang tidak bisa menjaga jarinya sendiri. Bahwa, sebegitu besar pengaruh sebuah media sosial bagi psikis seseorang. Sekuat apapun, sesabar apapun, dan seceria apapun orang itu, akan sangat berbahaya jika sudah bermain silet dengannya.  Kecuali, jika kalian ingin mencoba belajar membunuh orang tanpa jejak.
0 comments

Ten Days Dream

Wanny play some lovely dreams games..? Let’s read, remember, and try to play.. Enjoy ❤
                           **************************
Kau akan mendapatkan mimpi selama 10 hari secara berurutan
Setiap mimpi datang dengan peraturan yang harus kau ikuti
Hari pertama:
Kau akan bermimpi kalau kau sedang tidur di kamarmu. Lalu kau menyadari ada seorang gadis yang sedang mengintipmu dari jendela kamar.
Peraturan pertama: Kau harus membiarkan gadis itu masuk.
Hari kedua:
Gadis itu ada didalam kamarmu. Kepalanya tertunduk kebawah, kau tidak bisa melihat wajahnya dikarenakan terhalang oleh rambut panjangnya. Dia menggumamkan sesuatu -setelah beberapa saat kau menyadari kalau dia berkata: “Kumohon… kumohon…”
Peraturan kedua: Biarkan dia naik keatas tempat tidurmu. Lalu berbaringlah disampingnya.
Hari ketiga:
Kau dan gadis itu berbaring berdampingan. Sekarang kau bisa melihat wajah gadis itu. Wajahnya terbakar sangat parah.
Peraturan ketiga: Jangan berteriak saat melihat wajahnya.
Hari keempat:
Kau turun dari tempat tidur. Gadis itu lalu berkata: “Mari kita pergi ke taman.”
Peraturan keempat: Bawa gadis itu ke tamam terdekat tanpa berkata apapun.
Hari kelima:
Ketika kalian sampai di taman. Kau akan menemukan seseorang yang sedang mendorong kereta bayi. Kau melihat lebih dekat dan menyadari kalau sang ibu adalah seekor kucing dan bayi dalam ereta adalah anjing.
Peraturan kelima: Kau harus membunuh paling tidak salah satu dari mereka.
Hari keenam:
Ketika kau sedang bermain dengan gadis itu di taman, kau akan melihat sebuah pesawat terbang yang akan berangkat.
Peraturan keenam: Pastikan kau masuk kedalam pesawat terbang itu tepat waktu.
Hari ketujuh:
Pesawat terbang itu penuh dengan orang-orang yang mendengar cerita ini sama sepertimu.
Peraturan ketujuh: Cari tempat duduk dimanapun kau inginkan.
Hari kedelapan:
Setelah itu, kadang-kadang ada mawar merah dan mawar hitam yang menghujanimu.
Peraturan kedelapan: Hanya buang mawar hitam dari pesawat terbang.
Hari kesembilan:
Pesawat terbang itu akan membawamu kembali ke taman.
Peraturan kesembilan: Pulang dan berbaringlah kembali bersama gadis itu ditempat
Hari kesepuluh:
Kau tidak akan tahu apa yang terjadi di hari kesepuluh kecuali kau telah memperhatikan/mengawasi seluruh petunjuk dihari-hari sebelumnya. Dan kau harus menceritakan mimpi ini pada orang lain setelah kau bangun, jika tidak kau akan mengulang mimpi dari hari pertama. Selamanya.

                           *************************
Tunggu, apakah aku sudah mengingatkan bahwa jika kalian membaca/mendengar cerita ini, mungkin kalian akan mendapatkan mimpi yang sama dalam 3 hari??
0 comments

Three Kings Game

Three Kings adalah permainan yang ditujukan kepada orang yang hendak melakukan ritual untuk memasuki dimensi lain.
Permainan Three Kings sangat berbahaya, jadi kau tidak disarankan untuk memainkannya. Dikatakan bahwa, dengan melakukan permainan ini, kau dapat memasuki tempat yang disebut “The Shadowside”. Keefektifannya tergantung sbeerapa dekat kau mengikuti peraturannya.
Untuk memainkan Three Kings, kau memerlukan ruangan yang sangat sunyi dan gelap, kalau bisa tidak ada jendela. Jika ada jendela, kau harus menutupnya dengan apapun dan buat ruangan tersebut benar-benar gelap. Ruangan ini disebut “Dark Room”.
Lalu kau memerlukan 3 buah kursi, 2 buah cermin besar, lilin, korek api, jam alarm, handphone (pastikan baterainya penuh)’ dan mainan atau sesuatu dari masa kecilmu.
Kau siap? Let’s start.
Step 1: Letakkan kursi ditengah-tengah ruangan, menghadap ke utara. Ini adalah Singgasana milikmu.
Step 2: Letakkan dua kursi lainnya tepat di kanan dan kiri, menghadap Singgasana.Kedua kursi ini disebut The Queen dan The Fool.
Step 3: Letakkan kedua cermin masing-masing di kursi Queen dan kursi Fool. Cermin harus saling berhadapan satu sama lain. Jika kau dudukdi Singgasana, menghadap lurus ke depan, kau nyaris tidak bisa melihat pantulan dirimu di kedua cermin. Jika kau dapat melihat pantulan dirimu dari sudut mata dan hanya sebatas itu, maka kau melakukannya dengan benar.
Step 4: Letakkan kipas angin di belakangmu, menghadap Singgasana, dan nyalakan. Biarkan kipas angin itu menyala.
Step 5: Matikan lampu, biarkan pintu terbuka, dan pergi ke kamarmu.
Step 6: Letakan lilin, korek api, jam alarm, dan handphone di samping tempat tidur. Pasang alarm tepat pukul 3:30 pagi. Matikan lampu dan tidur sambil memegang mainan masa kecilmu.
Step 7: Ketika jam alarm berbunyi pada 3:30 pagi, bangun dari tempat tidur, TAPI jangan menyalakan lampu. Kau hanya punya waktu tiga menit untuk menyalakan lilin dan berjalan ke Dark Room untuk duduk di Singgasana. Kau harus sudah duduk ketika waktu menunjukan pukul 03:33 pagi.
Jika jam alarm tidak tepat pada pukul 3:30 pagi, atau kau tidak bangun tepat pukul 3:30, batalkan permainan.
Jika pintu Dark Room tertutup, (ingat, kau meninggalkannya dengan keadaan terbuka), batalkan permainan.
Jika kipas mati, (ingat, kau meninggalkannya pada keadaan menyala),batalkan permainan.
Jika kau tidak duduk di Singgasana tepat pukul 03:33 pagi, batalkan permainan.
Cara agar kau membatalkan misi atau menghentikan permainan, Segeralah keluar dari rumah. Setelah pukul 04:44 pagi, kau aman untuk kembali kedalam rumah.
Jika semua berjalan sesuai rencana, kau dapat melanjutkan permainan tersebut.
Duduklah di Singgasana. Lihat lurus ke depan dan menatap ke kegelapan. JANGAN melihat cermin.
Aku tidak akan memberitahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Yang perlu kau ketahui adalah bahwa kau tidak akan sendirian. Jika kau punya pertanyaan, kau akan mendapatkan jawaban. Terkadang jawaban akan datang dalam bentuk pertanyaan baru.
Apa pun yang kau lakukan, pastikan kau TIDAK melihat langsung pada cermin. Hanya menatap lurus ke depan. Jangan ketakutan dan keluar dari ruangan. Kau harus tetap duduk sampai jam menunjukan pukul 04:44 pagi. Hanya tinggal diam dan pastikan untuk tidak bergerak. Tidak masalah jika gemetar sedikit. Kau perlu untuk tetap duduk selama setidaknya 1 jam dan 11 menit.
Aku tidak menentukan kursi mana yang menjadi Queen dan kursi mana yang menjadi Fool. Itu adalah tugasmu untuk mencari tahu. Lagipula, di pandangan mereka, kau adalah Queen atau Fool mereka juga. Seperti namanya, Three Kings.
JANGAN biarkan lilin mati atau permainan akan berakhir. Lilin berfungsi untuk melindungimu. Ingat, kipas angin ada di belakangmu. Badanmu berada di antara kipas dan lilin. Jika kau bergerak atau menggeser kursimu, kipas angin akan mematikan lilinmu dengan cepat. Lilin ini adalah penyelamat hidupmu. Aku serius. Jika kau tidak percaya, coba saja biarkan kipas mematikan lilinmu dan lihat apa yang akan terjadi selanjutnya. Tetapi aku tidak bertanggung jawab.
Di akhir permainan, matikan lilin pada pukul 4:44 pagi.
Jika lilin mati sebelum pukul 4:44 pagi, you’re on your own… :)
It was easy, right? Be safe. :)
Monday, February 24, 2014 0 comments

Bidadari Diatas Kursi Roda

Ah, gadis itu lagi. Senyum manisnya tidak pernah hilang sedetik pun dari wajah cantiknya. Gadis itu terus berceloteh dan bercanda dengan sahabat-sahabatnya yang berdiri, berjalan disekitarnya. Aku menatapnya dari kejauhan, dan ia berjalan ke arahku. Ketika ia berpapasan denganku, ‘OMNOOMM..!!” sapanya bersemangat, dan lagi-lagi tanpa menghilangkan garis bibir yang manis dari wajahnya. Aku hanya mengatakan hai sambil tersenyum serta melambaikan tanganku. 

Gadis itu sangat cantik. Dengan jilbab yang dikenakannya, menambah kesempurnaannya menjadi seorang gadis muslimah.. Aku cukup mengenalnya. Kami pernah bekerja bersama-sama saat melaksanakan suatu kegiatan. Yang membuatnya berbeda adalah Ia duduk di kursi roda karena ada sesuatu hal yang membuatnya untuk tidak boleh banyak bergerak sementara waktu tetapi, senyum manis wajahnya, tawa riangnya, dan celotehan lucunya tidak pernah lepas dari dirinya. Aku minder. Seorang gadis dengan kursi roda masih mampu tertawa lepas, dimana gadis lainnya memilih untuk tidak masuk kuliah karena di wajahnya tumbuh satu buah jerawat kecil. Aku memandangnya dari jauh, dan aku merasa menciut saat itu, Merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan gadis itu.

Aku yakin teman-temanku juga akan seperti teman-temannya yang membantu gadis itu saat sedang kesulitan. Yang tidak mampu aku yakini dari diriku adalah, aku dapat tersenyum dan tertawa riang di kondisi seperti itu. Bahkan mungkin, aku memutuskan untuk cuti kuliah sampai aku benar-benar bisa berlarian sesuka hatiku. Saat SMA saja, ketika kakiku keseleo, aku tidak masuk sekolah seminggu. Tapi gadis itu.. Dia tidak peduli jika harus memakai kursi roda ke kampus. Dia tetap mengejar apa yang ia cita-citakan, tetap tersenyum dan tertawa riang.

Aku memandangnya dari jauh dan tersenyum, dalam hati mengatakan “hey, aku sangat bangga bisa mengenalmu”. :)
0 comments

Waktu

"Aku menulis ini sambil mengingat segala kenangan indah tentang kita yang telah kita lewati bersama.."
Hari ini seharusnya menjadi tanggal 18 yang ke-3 bagi aku dan dia. Tapi waktu dan keadaan merubah segalanya. Waktu dan keadaan mengambil cinta kami sehingga aku harus kehilangannya. Tidak sepenuhnya, dia masih ada untukku, masih bersamaku. Entah apa namanya, teman, sahabat, yang aku tahu, aku kehilangan dia.
Agama. Sebuah alasan yang sangat klise dan sepele untuk aku harus kehilangan kebahagiaanku. Tuhan hanya satu, benar kan? Tapi kenapa kita harus ‘berbeda’ sehingga perbedaan itu menjadi tembok besar penghalang kebahagiaan kami? Hingga akhirnya kami hanya memiliki tiga pilihan, aku mengorbankan keluargaku dan pindah ke agama dia, dia mengorbankan keluarganya dan pindah ke agamaku, atau kebahagiaan ini yang harus kami korbankan. Hingga pada akhirnya kami harus memilih pilihan terakhir. Kalung mutiara yang telah kami untai setengahnya harus terhenti. Tapi untaian itu masih rapi. Sangat rapi. Sehingga sulit bagiku untuk merusaknya. Ingin aku lanjutkan menguntai kalung mutiara indah itu, tapi tali panjang yang menjadi tumpuannya telah terputus. Dan pilihan yang aku punya adalah, menyimpan untaian tersebut di tempat yang paling indah. Di tempat dimana aku bisa tersenyum melihat keindahannya, dan menangis karena untaian tersebut tidak selesai.
Tidakkah kami diberi kesempatan untuk melanjutkan menguntai kalung mutiara tersebut sampai selesai sehingga menjadi sebuah kalung mutiara yang indah sehingga kami tetap memandangnya bahagia.?
 
;