“Siapa saja yang memulai perkara, padanya akan dilayangkan karma..manusia bisa lari kemana, saat kubur sudah di depan mata.. anak manusia.. perhitungan ada di depan sana.. hati-hati dan bijaksana.. karena kau tidak bisa lari kemana-mana..”
Sebuah novel yang ditulis oleh sebuah akun media sosial, kisahhorror, yang menceritakan tentang cyber-bullying. Dikemas dengan cara yang sangat menarik, yaitu cerita tentang remaja SMA jaman sekarang yang ketergantungan dengan gadget dan media sosial, serta tidak mampu menjaga gerakan jarinya sehingga menyebabkan kematian seseorang.
Seorang gadis manis dan pintar, yang selalu dikucilkan oleh teman-teman satu sekolahnya hanya karena mereka iri dengan kepintaran dan kebaikan hati sang gadis. Para malaikat pencabut nyawa kecil itu merasa selalu dipermalukan dan dihina oleh kepintaran sang gadis dimana memang kemampuan otak dan hati mereka tidak dapat menandingi sang gadis. Hingga suatu saat, mereka sepakat untuk mengerjai gadis tersebut sehingga ia dipermalukan dan di bully oleh semua orang melalui sosial media dan pada akhirnya, gadis itu memutuskan untuk bunuh diri.
Semudah itu bukan untuk membunuh orang tanpa jejak? Bully di media sosial beramai-ramai, lalu ketika target sudah mati bunuh diri, hapus semua postingan yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Saat ini mulut sudah tidak perlu dijaga, jari kalian lah yang perlu kalian jaga. Apa yang kalian tanam, ialah yang akan kalian tuai.
Buku ini mengandung banyak pesan baik bagi para pembaca remajanya, terutama pembaca yang tidak bisa menjaga jarinya sendiri. Bahwa, sebegitu besar pengaruh sebuah media sosial bagi psikis seseorang. Sekuat apapun, sesabar apapun, dan seceria apapun orang itu, akan sangat berbahaya jika sudah bermain silet dengannya. Kecuali, jika kalian ingin mencoba belajar membunuh orang tanpa jejak.

0 comments:
Post a Comment