Pada suatu dinasti, hiduplah seorang pria bernama Hadi Setiawan Ahmad, masyarakat lebih sering memanggilnya Aji. Aji (sering) dianggap Grim Reaper atau malaikat pencabut nyawa yang dalam mitologi Yunani berarti sosok kerangka manusia yang membawa sabit/celurit untuk mencabut nyawa seseorang. Sesuai dengan perawakannya, Aji memang hanya terdiri tidak lebih dari kerangka yang berjalan. Tertatih tanpa tujuan.
Aji terlihat seperti sesosok manusia biasa, dengan kehidupan yang normal pada umumnya. Kecuali kehidupan asmaranya. Ia selalu gagal. Berbeda dengan sodaranya, Pesal. Pesal adalah bidadara bagi semua wanita. Sekali Pesal senyum, terkadang keluar brownies atau cupcake dari hidungnya sehingga Pesal akan dengan mudahnya menggaet cewek. Hingga pada suatu hari, ada seseorang yang menyarankan Aji untuk mencoba tersenyum agar kehidupan asmaranya berjalan lancar. Namun, tahukah bahwa ada sebuah keistimewaan dalam diri Aji yang tidak orang ketahui? Aji adalah benar-benar seorang Grim Reaper, senyumannya membawa maut/dekat dengan maut, sehingga ada pepatah, "Jika ada warga yang meninggalnya susah, maka panggillah Aji dan minta ia untuk senyum".
Sejatinya, Aji adalah seorang Grim Reaper. Yang gagal. Hampir gagal. Aji adalah Grim Reaper tanpa sayap hitamnya yang mengembang gagah seperti teman-temannya. Sayapnya disita, karena ia melakukan sebuah kesalahan fatal, yaitu menunggu seseorang yang terpejam lama untuk dicabut nyawanya, padahal nyawa orang tersebut sudah dicabut oleh temannya. Hingga pada akhirnya, Aji hanyalah Grim Reaper yang hanya berbaju serba hitam, dengan celurit ditangannya. Tanpa sayap. Ada sebuah cerita menyedihkan tentangnya, yang terjadi beberapa hari yang lalu..
Pada suatu hati, Aji sedang berjalan menyusuri trotoar yang usang dan berdebu di daerah kota Bogor. Kemudian ia mendapat pesan bahwa ada nyawa yang harus dicabut olehnya karena kecelakaan di Manggarai, karena teman-teman yang lain sedang sibuk, maka ia yang diminta untuk ke Manggarai. Berhubung ia tidak memiliki sayap, maka ia memilih untuk naik bajai ke Manggarai.
"Bang, Manggarai bang.. Ada yang kecelakaan, mau saya cabut nyawanya". Kemudian ia masuk ke dalam bajai, duduk tertunduk sambil memegangi celurit kesayangannya. Setibanya di Manggarai, ia turun dari Bajai dan menghampiri orang yang hendak dicabut nyawanya tersebut. Namun tak disangka, orang tersebut melihat Aji turun dari bajai dan memohon untuk nyawanya dicabut oleh Grim Reaper yang lain. Orang itu beralasan ketika Aji turun dari bajai, badannya bergetar hebat. Aji terkena Bajai-lag.
Sekarang Aji telah dipensiunkan menjadi Grim Reaper. Dengan kehidupan asmaranya yang belum membaik, Aji terduduk di sebuah gerbong kereta. Ia bertemu dengan cewek yang sangat cantik. Model Victoria's Secret. Ia teringat kata-kata temannya, selain senyum, Aji harus pasrah. Akhirnya Aji tersenyum ke wanita tersebut dan dari jarak 5 meter, ia menggelepar di lantai kereta api, memasrahkan dirinya kepada wanita tersebut, dan berteriak dengan homonya, "Datanglah padaku, aku memasrahkan diriku..". Kemudian seekor bencong menghampirinya, "AKU PADAMUU MASSHH.." dan akhirnya mereka hidup bahagia selamanya.
Wanita itu, sudah jangan ditanya, ia seketika menenggak baygon setelah disenyumin oleh Aji.
-The End-
(This weird short story was dedicated for my friend and my ex-crush, Aji. LOL)
(

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact